Cara Order Produk



CARA ORDER

SMS/Telp ke no.Hp.081911575054 / 085225744577 untuk konfirmasi pemesanan(Nama produk,Jumlah pemesanan).


Kemudian akan dihitung jumlah biaya yang harus di transfer termasuk ongkos kirim.
Transfer biaya pembelian sesuai dengan pemesanan.


Konfirmasi telah transfer ke kami. (081911575054 / 085225744577) .

Setelah biaya diterima, maka barang akan segera dikirim ke alamat yang telah ditentukan.
Pengiriman barang dengan menggunakan POS Indonesia, atau Jasa Paket yang telah disepakati.

Untuk Konsumen

  • Jika menjadi konsumen, maka akan digunakan harga sesuai dengan Price List untuk konsumen. 
  • Untuk pemesanan dibawah 2 juta, akan dikenakan biaya pengiriman barang yang akan diperhitungkan sesuai dengan pemesanan. 
  • Untuk pemesanan diatas 2 juta, akan diberikan GRATIS biaya pengiriman sampai tujuan. 

Untuk pemesanan, silahkan hubungi Distributor Produk Natural Nusantara:

Contact Person

Nama
SALIMIN

Alamat
Jln. Raya Moga - Guci Km 5 Karangsari RT 01 RW 01 Kec. Pulosari Kab. Pemalang Jawa Tengah Pos 52355

HP
081911575054 / 085225744577 (SMS/Telp)

Email
saliminpurwodadi@gmail.com
saliminbakso@yahoo.com


Facebook
https://www.facebook.com/saliminpurwodadi

BBM
PIN 5B62EFEB

TWITTER
https://twitter.com/saliminbakso

Instagram
https://www.instagram.com/nasapemalang/


Blog
http://www.stokisg1236pemalang.blogspot.co.id

Youtube
https://www.youtube.com/channel/UC5Tr3jByHFgba4uA_toq9iw


Rekening
BRI Unit Karangsari No.Rek. 750101000170503 a/n Salimin

Pembaharuan Kemasan Crystal-X

No.:051/PRSH/NASA/V/2015
Lamp.:1 Lembar Poster
Perihal:Pembaruan Kemasan Crystal-X

Kepada Yth,
Bpk/Ibu/Sdr Pengelola Stockist dan Distributor PT. Natural Nusantara
di Tempat



SEMANGAT PAGI...!!!

Salam Hormat Mitra NASA Tercinta,

Puji Syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan karuniaNya, sehingga kita dapat melaksanakan aktifitas sehari-hari dengan baik.

Dalam rangka penyesuaian perijinan, mengantisipasi pemalsuan sekaligus meningkatkan performance produk Natural Crystal-X, mulai bulan Mei 2015 perusahaan mengeluarkanpembaharuan kemasan produk Natural Crystal-X dengan keterangan sebagai berikut :

  1. Logo NASA di tiga sisi kemasan tercetak timbul
  2. Merk/Tulisan Crystal-X tercetak timbul
  3. Nomor Izin POM baru yaitu : POM NA 18151600018
  4. Perubahan keterangan komposisi, manfaat dan fungsi, antara lan adalah :
Komposisi baru : Piper Betle Leaf Extract, Aqua Demineralisata, Gracilaria Verrucosa Extract, Potassium Alum, Aloe Barbadensis Extract, Ci 42090
Manfaat dan Fungsi yaitu membantu menghilangkan bau tak sedap di vagina dan sekitarnya.
Keterangan selengkapnya dapat dilihat dalam poster yang dilampirkan bersama surat ini.

Demikian pemberitahuan ini disampaikan, atas perhatian Bapak/Ibu Distributor dan Pengelola Stockist kami ucapkan terima kasih.

Yogyakarta, 18 Mei 2015
Salam Hangat dan Sukses.

Joni Riyanto
Manager Humas dan TS





------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk pemesanan silakan hubungi 

Nama : SALIMIN
ID DISTRIBUTOR : N-312315
STOCKIST : G1236 KABUPATEN PEMALANG






HUBUNGI :

Email
saliminpurwodadi@gmail.com
saliminbakso@yahoo.com

BBM
PIN 5B62EFEB

HP
081911575054 / 085225744577 (SMS/Telp)

Mengenal TANGGUH Probiotik dan Decomposer KOPASSUS kita

Mengenal TANGGUH Probiotik dan Decomposer KOPASSUS kita
(Pasukan Khusus Teman Petani, Peternak, dan Pembudidaya ikan)



Oleh : Fahmi Rosyadi, SP.
(Direktur Supply produk TANGGUH, peneliti,
dan konsultan PT. Natural Nusantara)

Semakin Majunya Bioteknologi di dunia akhir-akhir ini banyak sisi positif yang bisa dimanfaatkan untuk membantu kehidupan manusia dan lingkungannya.
Sebagian Komponen pemanfaatan biotek adalah dengan menggunakan microorganisme (jasad renik) dalam membantu segala proses di sekitar kehidupan manusia maupun lingkungan. Seiring dengan kemajuan itu, Research n Development (R & D) PT. Nasa menghadirkan produk hasil pengembangan bioteknologi yang berbasis microorganisme/mikrobia, yaitu TANGGUH yang disesuaikan dengan kebutuhan lingkungan indonesia di sektor Agrokomplek.
Mengacu pemanfaatannya dan kebutuhannya tersebut, maka PT. NATURAL NUSANTARA menghadirkan Produk ini dengan merk TANGGUH decomposer (Decomposer) dan TANGGUH probiotik (Probiotik).TANGGUH Decomposer.

Sesuai dengan namanya maka fungsi utama microbia yang terkandung di TANGGUH dekomposer adalah jenis-jenis microbia yang membantu proses penguraian bahan-bahan organik (khususnya organ yang sudah mati) maupun bahan-bahan anorganik. Bahan Organik yang diurai adalah bahan organik yang masih tersusun dalam ikatan kompleks (rantai carbon panjang) menjadi bahan organik yang lebih sederhana (rantai carbon pendek). Dengan ikatan yang lebih sederhana maka hasil penguraian tersebut akan lebih mudah diproses dalam sistem metabolisme makhluk hidup, khususnya tanaman. Senyawa sederhana tersebut selanjutnya dalam proses decomposisi atau penguraian lebih lanjut akan dihasilkan unsur-unsur atau ion-ion. Unsur – unsur ion inilah yang selanjutnya akan diserap oleh akarmenjadi hara/nutrisi/makanan tanaman. Proses ini dalam meknisme konsep PIKAT NASA (Pengelolaan Intensif Kesuburan Alami Terpadu NASA) masuk sebagai faktor yang tidak langsung dalam menyuplai nutrisi tanaman.

Selain menyuplai nutrisi tidak langsung di atas, dalam mekanisme penggemburan tanah, peran mikrobia di dalam TANGGUH decomposer sifatnya adalah langsung, karena disini Mikrobia akan bersinergi dengan faktor-faktor PIKAT yang lain seperti enzim dan asam-asam organik, dalam menghancurkan senyawa-senyawa organik kompleks di tanah menjadi lebih sederhana yang mendukung penggemburan tanah. Berikut adalah kelompok Bakteri di dalam TANGGUH :

a. Mikrobia Pelarut Phosphat dan Kalium
Sistem kerjanya adalah melarutkan atau memecah phosphat menjadi unsur phosfor yang bersifat ionik sehingga mudah diserap oleh akar. Pelarutan tersebut bisa berlangsung dalam proses acidifikasi (sekresi asam-asam organik oleh bakteri), Chelasi (pengikatan), dan pertukaran kation (kation Exchange) (Gerke, 1992). Phospat di dalam tanah-tanah tertentu akan sulit tersedia ke tanaman karena terikat oleh Besi, Aluminium, dan kalsium karbonat (sample et al, 1980). Sehingga Penerapan TANGGUH decomposer ini akan membantu proses pelepasan phospat dari mineral-mineral dan senyawa tersebut sehingga phospat akan diserap oleh akar Phosphat adalah faktor terbesar yang menyebabkan tanah-tanah mengalami pengerasan. Dengan introduksi mikrobia pelarut phospat baik dari kategori bakteri maupun jamur (fungi), maka senyawa phospat yang banyak diberikan ke tanah dalam bentuk pupuk TSP/SP-36 yang sangat keras akan lebih cepat diuraikan atau dilarutkan.

Mikrobia pelarut phospat yang sudah dianalisa dalam kandungan produk TANGGUH decomposer adalah jenis Bacillus sp., Aspergillus sp., Tricodherma, pseudomonas dsb. Namun demikian jika diidentifikasi lebih lanjut akan didapatkan lebih banyak lagi jenis bakteri pelarut phospat di TANGGUH decomposer ini.
Selain Bakteri pelarut phospat, di dalam TANGGUH decomposer juga terkandung bakteri pelarut Kalium. Bakteri Pelarut Kalium dapat melarutkan tepung mineral kalium seperti mika, “illite” dan “orthoclases”, dengan melalui produksi dan eksresi asam organic (Friedrich et al. 1991, Ullman et al. 1996). Hal ini mendukung konsep PIKAT (Pengelolaan Intensif Kesuburan Alami Terpadu NASA) dimana adanya asam-asam organik dan mikroorganisme mempunyai peran penting dalam menyediakan unsur-unsur Hara dan membantu proses Penggemburan tanah. Dengan demikian adanya Bakteri pelarut Kalium di dalam TANGGUH decomposer ini, maka akan meningkatkan kelarutan K di tanah –tanah, sebagai akibat sisa-sisa pemakaian pupuk KCl/KNO3 yang masih tinggi, dan dapat mempermudah akar untuk menyerap unsur-unsur Kalium yang dilarutkan dalam kondisi ionik. Jenis Bakterim dalam TANGGUH decomposer yang berperan untuk melarutkan Kalium adalah jenis Bacillus sp.

b. Mikrobia penambat N dan mikrobia penyusun Nitrat (penyuplai kebutuhan N tanaman) .
Beberapa bakteri yang terkandung di dalam TANGGUH decomposer mempunyai kemampuan dalam menambat atau mengikat Nitrogen dari udara. Penambatan atau pengikatan tersebut dilakukan secara bebas oleh jenis Azotobacter sp. Yang sudah diidentifikasi keberadaannya di dalam TANGGUH decomposer.
Berbeda dengan jenis rizobium yang banyak dikenal sebagai bakteri pengikat Nitrogen dimana keberadaannya harus bersimbiosis dengan akar tanaman, Bakteri Azotobacter ini ini tergolong bakteri non simbiotik yang keberadaannya sangat bebas di sekitar rizosfer akar.

Namun demikian kemampuan di dalam mengikat Nitrogen bebas sama baiknya dengan bakteri simbiotik, dan selanjutnya mengkonversi Nitrogen tersebut menjadi amonia (NH3). Selain itu Nitrogen yang diikat juga bisa diubah (disintesa) menjadi sel protein. Selanjutnya pada saat fase kematian melalui proses mineralisasi protein tersebut, terbentuklah Nitrogen yang tersedia sebagai Nutrisi tanaman.
Selain mikrobia penambat N, di dalam TANGGUH decomposer juga ada kandungan mikrobia yang mensintesa Nitrat. Nitrat inilah yang kemudian akan mensuplay Nitrogen (N) ke dalam tanaman. Nitrat ini dibentuk dari penguraian amonia menjadi Nitrit yang dilakuakan oleh Bakteri Nitrifikasi, dan selanjutnya Nitrit akan diubah menjadi Nitrat yang sifatnya sudah ionik sehingga mudah diserap oleh akar tanaman. Proses pengubahan Nitrit menjadi Nitrat dibantu oleh bakteri Nitratasi.

Proses oksidasi enzimatik perubahan amonium menjadi nitrit dan selanjutnya menjadi nitrat digambarkan sebagai berikut :

2 NH4 (amonia) + 3 O2 Oksidasi Enzimatik 2 NO2 (nitrit) + 2 H2O + 4H+ + Energi (Bakteri Nitrosomonas) 2 NO2 + O2 Oksidasi Enzimatik 2 NO3 (Nitrat) + Energi (Bakteri Nitrobacter) (Damanik, dkk, 2010).

c. Mikrobia Pembentuk Hormon tanaman (Fitohormon)
Beberapa jenis Mikrobia yang terkandung di dalam tangguh juga bisa berperan sebagai penghasil Fitohormon atau pengatur tumbuh tanaman (growth regulator). Hormon yang dihasilkan merupakan metabolit hasil proses metabolisme dalam sel mikrobia yang bersimbiosis dengan akar tanaman. Mikrobia yang menghasilkan fitohormon ini umumnya bersifat endofit atau masuk ke jaringan tanaman. Contohnya adalah dari jenis Pseudomonas sp.

Mikrobia di dalam tangguh juga bisa menghasilkan IAA (Indole Acetic Acid), hal ini diperkuat oleh hasil penelitian Joetono et al, 1973, yang menyimpulkan bahwa jenis-jenis Bakteri bakteri penambat Nitrogen, pelarut Phospat dan Kalium juga mempunyai kemampuan dalam mengasilkan hormon Indole Acetic Acid (IAA) / AUKSIN.
Selain fungsi di atas, Mikrobia dalam TANGGUH decomposer juga dapat menghambat pertumbuhan mikrobia lain yang bersifat patogenik. Beberapa bakteri tersebut bisa menghasilkan senyawa antibiotik yang menghambat pertumbuhan mikrobia-mikrobia yang merugikan tanaman. Contohnya jenis Lactobacillus yang menghasilkan senyawa antibacteria yang mematikanbakteri, jamur, maupun mikrobia lain yang bersifat patogenik. 

Selain itu juga jamur Trichoderma sp, yang kemampuanya menghasilkan senyaawa Viridin bisa menghambat pertumbuhan jamur yang menyebabkan penyakit tanaman seperti rebah semai (phytium), Jamur akar Putih (Righidopus olygosporus), dan jamur Ganodherma yang banyak menyerang tanaman sawit.
T
ANGGUH Probiotik

Istilah probiotik berlaku bagi mikroorganisme yang memberikan kebaikan jika ditambahkan ke dalam lingkungan tertentu, Baik lingkungan yang berada di dalam tubuh mahluk hidup maupun lingkungan diluar makhluk hidup seperti di lingkungan perairan (aquaculture). Probiotik ini akan menciptakan kondisi yang kondusif dan nyaman bagi kehidupan di sekitarnya jika ditambahkan ke dalamnya. Sehingga dengan demikian inang dan habitat yang ditumpangi akan semakin sehat dan kondusif bagi berlangsungnya kehidupan di dalamnya.

1. TANGGUH probiotik untuk pencernakan Ternak dan Ikan
TANGGUH Probiotik mengandung beberapa jenis Mikrobia yang mempunyai peranan penting dalam ekosistem usus ternak dan ikan. Penambahan Mikrobia baik (good microbia) dalam TANGGUH probiotik akan menjaga keseimbangan ekosistem dalam pencernakan atau usus ternak dan ikan, sekaligus akan mengeleminir pertumbuhan mikrobia maupun mikroflora yang bersifat patogenik atau merugikan dalam pencernakan ternak dan ikan. TANGGUH probiotik ini akan membantu efektifitas VITERNA di dalam menyuplai mineral, vitamin, dan nutrisi di dalam sistem pencernakan ternak, ikan dan udang.
Mekanisme membuat kondisi tidak nyaman dan penghambatan pertumbuhan mikrobia jelek atau patogenik di dalam sistem pencernakan adalah dengan

1. Dihasilkannya metabolit dalam bentuk senyawa senyawa antimikrobia misalnya nisin, Lactocidin, hidrogen peroksida dan senyawa antimikrobia lain.
2. Kompetisi dalam menyerap nutrisi esensial, karena sekresi senyawa antimikrobia diatas membuat mikrobia yang merugikan terhambat dan kalah dalam kompetisi ini.

3. Kemampuan beberapa jenis mikrobia dalam TANGGUH probiotik untuk hidup dalam suasana masam, hal ini didukung dengan kemampuan beberpa mikrobia seperti Lactobacillus, streptococcus sp, Lactococcus sp. Di dalam TANGGUH probiotik yang menghasilkan metabolit yang sifatnya masam, kondisi ini menyebabkan beberapa mikrobia patogen terhambat pertumbuhannya dan mati.

4. Penguasaan permukaan dinding usus untuk menempel mikrobia TANGGUH probiotik yang membuat mikrobia yang merugikan tidak mendapat media untuk hidup.
Sedangkan fungsi lain bagi ternak atau ikan adalah :
Dapat menciptakan kekebalan tubuh

1. Mengurangi kembung karena kemampuan menyerap gas dari mikrobia TANGGUH probiotik ini

2. Meningkatkan Penyerapan Lactosa susu yang susah diserap usus, sehingga Lactosa akan diubah menjadi gulka sederhana yang mudah diserap.

3. Menurunkan kadar kolesterol dalam daging ikan dan ternak, Hal ini karena kemampuan dari mikrobia dalam usus atau lambung hewan dalam melarutkan lemak dan mengubahnya menjadi energi.

4. Meningkatkan penyerapan Nutrisi, Vitamin, dan Antioksi dan dari makanan yang diberikan.

5. Menekan pertumbuhan E.coli, Salmonella sp . dan bakteri2 patogen lain, sehingga tercipta keseimbangan dalam lambung dan usus ternak dan ikan.
Untuk mencapai manfaat itu, khusus pemakaian TANGGUH probiotik untuk ternak besar (RUMINANSIA) sangat efektif jika dicampurkan dengan pakan hijauan, jerami, dsb. Hal ini selain akan meningkatkan kualitas dari pakan Hijauan/jerami juga membantu usus dan lambung dalam mempercepat penyerapan nutrisi dari pakan tersebut. Selain itu diharapkan pada saat musim kering dimana di beberapa daerah susah untuk mendapatkan hijauan, akan membantu ketersedian pakan ternak.Karena bisa disubstitusi dari jerami padi, cangkang buah kakao dsb. Pemakaian TANGGUH probiotik untuk fermentasi pakan ternak akan meningkatkan aroma dan rasa yang disukai ternak, hal ini karena dalam proses fermentasi tersebut senyawa-senyawa karbohidrat, Protein, Lemak dalam bentuk rantai panjang akan diubah menjadi senyawa rantai pendek seperti gula, amylum (pati), asam amino, dan asam-asam lemak yang aroma dan rasanya lebih disukai oleh ternak. Selain itu juga membantu proses penyerapan jika sudah masuk tubuh ternak.

2. TANGGUH Probiotik untuk ekosistem kolam dan tambak
Keberadaan Mikrobia2 TANGGUH probiotik di ekosistem perairan khususnya untuk budidaya udang atau ikan sangat-sangat diperlukan, karena akan membantu ikan dan udang untuk tidak mudah stress sehingga secara otomatis akan meningkatkan kekebalan terhadap penyakit dan mengurangi tingkat kematian mendadak karena pengaruh lingkungan yang ekstrim. Pemakaian TANGGUH probiotik ini akan membantu meningkatkan efektifitas dari pupuk TON (Tambak Organik Nusantara), sehingga kondisi perairan menjadi seimbang dan nyaman untuk hidup ikan dan Udang
Sistem kerjanya adalah :

1. Menguraikan senyawa-senyawa berbahaya di dasar kolam sebagai residu dari pakan yang tidak termakan, bangkai-bangkai ikan atau udang yang mati, pengendapan dari plangkton yang mati, ganggang (klekap) dsb. Penguraian ini dapat bersifat aerob (bantuan kincir atau aerator)atau anaerob (tanpa Oksigen/udara). Dari proses penguraian inilah kemudian dilepaskan CO2 yang kemudian ditangkap oleh phytoplankton untuk membantu proses fotosintesa pada siang hari. Selain itu penguraian oleh mikrobia juga bisa menurunkan kadar amonia dan H2S (Hidrogen sulfida) di dalam air yang sangat beracun terhadap udang atau ikan. Sehingga secara otomatis juga berpengaruh terhadap kestabilan pH air atau tanah dasar koam. Kondisi ini akan menyebabkan ikan dan udang hidup dengan nyaman di kolam atau tambak/empang dan tidak mudah stress.

2. Meningkatkan kemampuan ekosistem kolam untuk mengendapkan dan mengikat logam-logam berat di tambak atau kolam yang kebanyakan berasal dari residu pestisida, limbah pabrik. Dengan proses chelat dan pertukaran ion maka logam-logam berat akan dijerab dan diendapkan sehingga tidak akan masuk ke dalam tubuh ikan atau udang, sehingga sehat untuk dikonsumsi manusia.

3. Membantu mempercepat pembentukan plankton yang menguntungkan baik zooplankton maupun Phytoplankton. Karena selain melepaskan CO2 dalam proses decomposisi, juga secara langsung membantu pemecahan mineral (mineralisasi) senyawa2 di dasar kolam. Selanjutnya mineral ini merupakan nutrisi untuk phytoplankton yang membentuk warna air menjadi hijau, hijau kecoklatan, kuning kehijauan, coklat, dan merah (warna yang menguntungkan kehidupan ikan dan udang).

4. Beberapa bakteri Nitrat, phospat dan Kalium dalam TANGGUH probiotik akan membantu ketersediaan ketiga unsur tersebut sehingga dalam sistem budidaya NASA sudah tidak diperlukan pupuk N (UREA), P (SP-36), dan K (KCl).

5. Mempertahankan kondisi ekosistem air (AQUATIK) yang seimbang, sehingga parameter yang mendukung juga lebih stabil, seperti suhu / temperatur tidak mudah berubah-ubah baik kondisi hujan dan perubahan siang dan malam, pH lebih stabil di kisaran netral, Oksigen terlarut (DO : Dissolve Oxygen) lebih terjaga, kandungan gas beracun bisa tertekan (amonia, H2S), dan siklus kematian plankton lebih panjang.

6. Menekan berbagai macam penyakit dan patogen dalam air dan dasar kolam. Karena kemapuan mikrobia di dalam TANGGUH probiotik yang mampu mensekresikan senyawa-senyawa antimikrobia.

Yang perlu mendapat perhatian adalah, bahwa pemakaian TANGGUH probiotik di air jangan sampai dicampur dengan pupuk kandang, Limbah-limbah pabrik dan sampah. Hal ini untuk mengindari rekayasa lingkungan yang terlalu ekstrim di dalam kolam atau tambak, karena bahan-bahan di atas komposisinya belum bisa dipertanggung jawabkan.
TANGGUH probiotik sebelum dipakai langsung ke kolam bisa diaktivasi dengan bahan-bahan seperti Gula, dedak (bekatul), jus pisang, putih telur atau ragi (yeast). Pemberian bahan-bahan ini akan membantu aktivasi sel-sel dan spora yang dorman, dan menyiapkan makanan duluan sebelum dipekerjakan di kolam atau tambak. Tetapi jika dipakai langsung ke air sudah bisa memberikan pengaruh positif secara langsung juga, karena begitu berinteraksi dengan nutrisi organik dasar kolam atau air akan bereaksi sama juga.

Catatan :
Daftar Pustaka tulisan ini tidak disebutkan, tetapi bisa dipertangung jawabkan karena penulis meneliti langsung tentang manfaat bakteri-bakteri menguntungkan dalam menghasilkan senyawa-senyawa antimikrobia (Khususnya bakteri asam laktat), dalam skripsi S1 di Jurusan Mikrobiologi Fak. Pertanian UGM tahun 1996/1997.


(Sumber:Nasa Preneur/edisi 3/ Juli 2014)


-----------------------------------------------------------------------------------------

Informasi selengkapnya, silahkan hubungi Distributor Produk Natural Nusantara: 

Contact Person

Nama
SALIMIN

Alamat
Jln. Raya Moga - Guci Km 5 Karangsari RT 01 RW 01 Kec. Pulosari Kab. Pemalang Jawa Tengah Pos 52355

HP
081911575054 / 085225744577 (SMS/Telp) 

Email

Facebook

BBM
PIN 5B62EFEB

TWITTER

Instagram

Blog

Youtube


KESAKSIAN TANAMAN KARET DARI KALIMANTAN SELATAN


LAPORAN APLIKASI PRODUK NASA
PADA TANAMAN KARET


Nama petani       :  Bp. Rauf dan Bp. Sutrisno
Alamat               :  Dsn. Sidomukti, Desa Sebuhur, Trans 150, 
                            Kec. Jorong, Kab. Tanah Laut,
                            Propinsi Kalimantan Selatan

Luas lahan         :  1 hektar

Jumlah Tanaman                 :  500 batang
Luas lahan dengan 
perlakuan NASA             : 1 Ha
Jenis Bibit                      :  PR, IR, PB
Umur tanaman               :  7 tahun                        

Pupuk yang digunakan   :

Sebelum pakai NASA ( 1 ha ) / 4 bln                                  
Setelah pakai NASA ( 1 ha ) / 4 bln

          Urea       :  2,5 kuintal                         NPK Phonska : 0,5 kuintal 
          TSP        :  0,5 kuintal                         SUPERNASA  : 500 gr 2 botol
           KCl        :  0,5 kuintal                         HORMONIK   : 1 botol 
Total biaya pupuk  makro : Rp. 520.000,00     Total biaya pupuk+produk 
                                                                             NASA : Rp.297.500,00

  
Cara dan waktu aplikasi  Pemupukan dengan Produk NASA  :  

1. NPK 20 gelas + 20 sdm SUPERNASA  + 1 sdm HORMONIK + 60 liter air. 
2. Kocorkan ke piringan tanaman sebanyak 1 liter per batang
  

Perbandingan hasil yang didapat setelah pakai NASA

ParemeterSebelum Pakai NASASetelah Pakai NASA
1. Kondisi DaunKekuninganHijau segar
2. Kondisi Kulit BatangKerasLunak
3. Kondisi TanahKerasGembur
4. Produksi Getah90-100 kg/bulan446 kg/bulan
5. Pendapatan per bulan1.240.000/ha/bulan4.005.200/ha/bulan

Analisis ekonomi :

Peningkatan pendapatan diperoleh dari :
Penambahan produk NASA yaitu SUPERNASA dan HORMONIK senilai Rp 297.500,- meningkatkan pendapatan       70% ( Rp. 2.765.200 ha/bln)
 Penghematan biaya pemupukan sebesar Rp.  222.500/ha/4 bln
Total peningkatan keuntungan dengan Produk NASA = Rp. 2.987.700,00 per hektar per bulan.             

Catatan :



Hasil atau respon tanaman terhadap penggunaan produk NASA bisa bervariasi, karena sangat                 
dipengaruhi oleh :
1.    Kualitas benih/bibit (genetis tanaman)
2.    Iklim (curah hujan,air,sinar matahari, kelembaban, suhu dll).
3.    Tingkat kesehatan tanaman (pengaruh hama dan penyakit tanaman)
4.    Tingkat kesuburan tanah.
5.    Pemupukan (tepat jenis, tepat dosis,tepat waktu, tepat sasaran)
6.    Sistem pemeliharaan atau perawatan tanaman yang dilakukan.

Tanaman Padi Organik Tumbuh Dengan Sehat


Tanaman Padi Tumbuh Dengan Sehat Saya menanam padi dengan luas lahan 2 Ha. Jenis padi yang saya tanam varietas IR 64, saat ini umur tanaman mencapai 44 hari. Dalam budidaya padi ini saya menggunakan produk pertanian NASA seperti; POC NASA, Super NASA, PESTONA, Hormonik dan AERO 810. 

Selain itu saya juga menggunakan
pupuk makro (kimia) pada saat pengolahan tanah ; Urea  75 Kg/Ha, SP 36 sebanyak 50 Kg/Ha, KCl sebanyak 75 Kg/Ha, dan Kapur Dolomit sebanyak 250 Kg/Ha. Untuk pemupukan susulan I (umur 20 hari) saya berikan Urea sebanyak 50 Kg/Ha, dan susulan II (umur 35 hari) Urea juga sebanyak 50 Kg/Ha. Penggunaan Super NASA saya sebagai pupuk dasar dengan 5 botol ( 2,5 Kg) /Ha. Caranya adalah Super NASA dicampur Urea, SP 36 dan KCl (dosis seperti diatas) tanpa menggunakan air, lalu ditaburkan pada saat 1 hari sebelum tanam.  Selain itu, produk NASA yang lain digunakan dengan cara disemprotkan, dilakukan pada Penyemprotan ke-1 (masa pemeliharaan umur 15 hari setelah tanam) ; 3 tutup POC NASA + 2 tutup PESTONA dalam 1 tangki 15 liter air. Penyemprotan ke-2, pada umur 30 hari setelah tanam dengan 4 tutup POC NASA+ 2 tutup Hormonik + 4 tutup PESTONA + 0,5 tutup AERO 810 dalam tangki air 15 liter.  Penyemprotan ke-3, saya lakukan pada umur 45 hari setelah tanam yakni 6 tutup POC NASA + 2 tutup Hormonik, +6 tutup PESTONA + 0,5 tutup AERO dalam tangki 15 liter air.


Setelah menggunakan produk NASA tanaman padi tumbuh  lebih bagus. Jumlah anakan semakin banyak,  sebelum menggunakan produk NASA anakan padi maksimal jumlahnya 30 anakan, setelah menggunakan produk NASA mencapai 55 - 75 anakan. Sangat LUAR BIASA …….!!!!.



Selain itu pula daun padi lebih hijau, segar dan lebih lebar, berbeda dengan dahulu sebelum menggunakan produk NASA dimana pada saat itu daunnya hijau kekuningan. Tanaman padi yang telah menggunakan produk NASA ini, pertumbuhan lebih cepat, tanah dilahan sawah juga lebih gembur.  Sebagai gambaran, bahwa kondisi tanah di kawasan Tenggarong ini memiliki tanah yang ber PH rendah (dibawah 5), ditandai dengan tanah yang berwarna kuning kecoklatan seperti berkarat, jadi kurang subur. Perbandingan tanaman padi dari segi pertumbuhan dengan yang tidak menggunakan produk NASA (seperti lahan sebelah) jauh sekali, dimana lahan sebelah tanaman kurus, banyak malai artinya ada indikasi tanaman stress, tanah tidak subur dan jumlah anakan lebih sedikit (19 - 30 anakan).  Dari segi serangan hama penyakit, setelah menggunakan PESTONA, serangan hama sundep dan penyakit tanaman jauh berkurang. Tambahan biaya menggunakan produk NASA untuk luas 1 Ha sebesar Rp. 1.258.000,-



Berkaitan hasil panen, sebelum menggunakan produk NASA produksi rata-rata 5 ton/Ha (anakan 19 - 30). Setelah menggunakan produk NASA, jika rata-rata 60 anakan saja maka produksi diperkirakan mencapai 8-10 tan/Ha. Maka dapat diprediksikan hasil panen minimal 1 Ha ; ada peningkatan hasil minimal 3 ton. Tambahan pendapatan minimal = 3 ton x Rp. 2000 (harga 1 Kg gabah) = Rp. 6.000.000,-. Maka ada tambahan keuntungan minimal = Rp. 6.000.000  Rp. 1.258.000 = Rp. 4.742.000,-.  Tambahan keuntungan itu adalah tambahan keuntungan minimal (panen 8 ton), keuntungan masih akan meningkat diprediksikan panen bisa mencapai 10 ton.



Sungguh senang, setelah saya menggunakan produk NASA, karena pertumbuhan tanaman padi menjadi luar biasa bagus, hasilnya pun pasti meningkat berlipat.


Zukran (Petani Padi รข€ล“Tadah Hujanรข€)
Desa Rapak Lambor, Kec. Tenggarong,
Kab. Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur
 

13-December-07

-----------------------------------------------------------------------------------------

Informasi selengkapnya, silahkan hubungi Distributor Produk Natural Nusantara: 

Contact Person


Nama

SALIMIN

Alamat

Jln. Raya Moga - Guci Km 5 Karangsari RT 01 RW 01 Kec. Pulosari Kab. Pemalang Jawa Tengah Pos 52355

HP

081911575054 / 085225744577 (SMS/Telp) 

Email

saliminpurwodadi@gmail.com
saliminbakso@yahoo.com 

Facebook

https://www.facebook.com/saliminpurwodadi

BBM

PIN 5B62EFEB

TWITTER

https://twitter.com/saliminbakso

Instagram

https://www.instagram.com/nasapemalang/

Blog

http://www.stokisg1236pemalang.blogspot.co.id

Youtube


https://www.youtube.com/channel/UC5Tr3jByHFgba4uA_toq9iw

Ciri Hologram Baru Crystal X




----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk pemesanan Natural Crystal X Asli silakan hubungi nomor dibawah ini.

Nama : SALIMIN
ID DISTRIBUTOR : N-312315
STOCKIST : G1236 KABUPATEN PEMALANG





HUBUNGI :


BBM
PIN 5B62EFEB


HP
081911575054 / 085225744577 (SMS/Telp)

PASTA GIGI ALAMI NASA


PASTA GIGI NASA mengandung Antibacterial acids yang berfungsi untuk membunuh bakteri, mencegah infeksi dan menghentikan pendarahan pada gusi.
Kandungan Klorida, Pottasium, Sodium Bicarbonate, Fluoride, Silika, Sulfur, Vitamin C, Trimethyl amine, Salvadorine, Tannins dan beberapa mineral lainnya berfungsi untuk membersihkan gigi, memutihkan dan menyehatkan gigi dan gusi.

PASTA GIGI NASA mengandung minyak aroma alami yang memiliki rasa dan bau yang segar, menjadikan mulut menjadi harum dan menghilangkan bau tak sedap, serta mengandung Anti decay agent (Zat anti pembusukan), yang menurunkan jumlah bakteri di mulut dan mencegah proses pembusukan.  


24 JAM MEMBERIKAN PERLINDUNGAN
TERHADAP GIGI DAN GUSI SECARA MENYELURUH

KOPI ALAMI GINSA


Kopi Ginseng NASA merupakan hasil perpaduan sempurna antara ginseng, kopi pilihan bermutu, gula dan creamer nabati berkualitas yang bermanfaat bagi kesehatan.

Dengan aroma kopi yang khas, jauh berbeda dibandingkan kopi pada umumnya, ditambah kandungan ginseng yang merupakan sumber energi menjadikan GINSA sebagai pilihan minuman yang multi manfaat.

Ginsa memiliki manfaat untuk membantu menambah vitalitas, mengatasi stres, sakit kepala, dan kelelahan, serta mengaktifkan fungsi gastrointestinal, sehingga dapat memperkuat daya serap pencernaan bahan makanan.

PRODUK PERTANIAN


PRODUK PETERNAKAN


PRODUK PERIKANAN


PRODUK PERKEBUNAN


PRODUK PESTISIDA


PRODUK ALAT RUMAH TANGGA


PRODUK KESEHATAN


PRODUK CRYSTAL X


ORDER CEPAT


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

HUBUNGI KAMI



PROFIL P.T. NASA